Laporan Penjualan Ice Cup Pino dengan Modal Rp 10.000
Game Grameen
Bank adalah salah satu permainan yang dimainkan oleh mahasiswa yang sedang
megambil mata kuliah IMF (INTRODUKTION TO MICRO FINANCE). Game ini terinpirasi
oleh Pendiri Grameen Bank yaitu Muhammad Yunus. Dalam konsepnya ia
mengembangkan pinjaman skala kecil untuk usahawan miskin yang tidak mampu
meminjam dari bank Umum. Game ini dimainkan oleh mahasiswa dengan cara
mengumpulkan uang sebesar Rp. 1000 per mahasiswa pada setiap pertemuannya.
Setelah uang terkumpul, mahasiswa yang mendapat giliran akan diberi modal Rp
10.000 untuk melakukan usaha. Kami di beri waktu selama seminggu untuk
menjalankan game ini.
Saya akan
melaporkan mengenai game Grameen Bank ini. Dalam hal ini saya menjual ice cup
pino. Menerima modal dari komting Rp 10.000. Sabtu pagi langsung membeli
ice cup pino 1 pack dengan harga Rp 5500 (isi 6 buah). Setiba di kos, langsung
saya masukin ke kulkas supaya keras, dan siangnya bisa langsung saya jual.
Kawan-kawan kos saya mau membantu saya dalam usaha ini, mereka mau membeli ice
cup pino saya. Saya menjualnya dengan harga Rp 1500/cup. Hari pertama terjual semua, sehingga
memperoleh hasil sebesar Rp 9000.
Keesokannya, saya membeli lagi 2 pack (Rp 11.000), hasil
hari pertama saya tambah dari sisa modal (Rp 9000 + Rp 4500) = Rp 13.500, sisa
Rp 2.500. Semuanya laku sehingga
memperoleh hasil sebesar Rp 18.000. Pada esok harinya, dan seterusnya saya
selalu membeli 2 pack ice cup pino dengan harga Rp 11.000. Hasil yang saya
peroleh setiap harinya bervariasi, kadang-kadang RP 13.500, Rp 18.000, Rp 12.000,
dll.
Kesimpulannya, selama 6 hari saya berjualan dari tanggal 18
oktober sampai 23 oktober hasil saya berjualan adalah Rp 87.500. Kemudian jumlah
sisa dari hasil jual untuk membeli es cup pino sebesar Rp 20.000. Jika ditambah
maka laba yang saya peroleh sebesar Rp 107.500.
Rp 10.000 (modal) saya kembalikan lagi ke banker (komting), maka laba
bersihnya adalah Rp 97.500.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar